Username
Password

Register
Forgot Password
Visitors :107885 Org
Hits : 433067 hits
Month : 2771 Users
Today : 51 Users
Online : 5 Users
http://radar-pekalongan.com/files/web%20HL%202.JPG files/web HL 2.JPG
Pemred
Status YM
Iklan
Status YM
. : Wartawan Radar Pekalongan dibekali surat tugas dalam menjalankan aktivitasnya dan dilarang meminta atau menerima uang maupun barang dari sumber berita :.

Hari ini Puncak Mudik

 

TRIYONO
MERAYAP - Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman terlihat padat merayap dan mayoritas pengguna jalan adalah mobil pribadi dari arah Jakarta menuju ke Semarang, Selasa (7/9) kemarin.

PEKALONGAN - Hari ini, Rabu (8/9) atau H-2 Lebaran, diprediksi menjadi puncak arus mudik Lebaran tahun 2010. Demikian diungkapkan Kepala Dishubkominfoparbud Kota Pekalongan, Ir Budiyanto, kemarin. "Puncak mudik Lebaran akan terjadi besok (Hari ini-red), tepat pada H-3 dan H-2 Lebaran," katanya.
Ungkapan tersebut sesuai dengan data yang diperoleh dari Posko Dishub di depan terminal lama yang sejak H-7 selalu menghitung jumlah kendaraan yang melintas menggunakan traffic count. Dari data tersebut diperoleh peningkatan frekuensi kendaraan dari hari ke hari.
Untuk sepeda motor misalnya, pada H-5 mencapai 17.184 kendaraan, pada H-4 meningkat menjadi 29.174 kendaraan, dan pada H-3 kembali bertambah menjadi 35.093 sepeda motor. Begitu pula dengan kendaraan pribadi yang melintas di pantura selalu mengalami peningkatan. Sedangkan untuk jumlah truk dari H-4 dan H-3 mengalami penurunan dari 4.125 menjadi 2.992 unit.
Jika diperhatikan, pada arus mudik lebaran tahun ini,kondisi lalu lintas di Kota Pekalongan jauh lebih tertib di bandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tak lepas dari manajemen rekayasa yang diterapkan Dishub Kota Pekalongan. Misalnya saja dalam hal barikade, jika pada tahun kemarin, sejak H-5 Lebaran semua jalur pantura dibatasi menggunakan tali, pada tahun ini tidak dilakukan.
"Tahun ini memang jauh lebih tertib, karena kami sudah menghitung jumlah kendaraan dan jumlah kepadatannya. Kami juga tidak melakukan penutupan lajur kiri dan kana jalan, sehingga tidak sampai terjadi penumpukan arus karena kendaraan yang berbelok. Namun jika diperlukan, penutupan lajur tersebut akan dilakukan. "Pokoknya kita melihat kondisi dan situasi, kalau memang diperlukan akan kami tutup," terangnya.
Tak hanya itu, untuk mengantisipasi kesemrawutan dan kemacetan arus lalu lintas, Dishub juga mengurangi dan menambahkan durasi waktu pada traffic light di beberapa persimpangan. Misalnya saja di persimpangan Pasar Grogolan, dari arah barat ke timur, durasinya ditambah dari 60 detik menjadi 90 detik. Sedangkan dari arah selatan ke utara dikurangi dari 24 detik menjadi 15 detik.
Sementara itu, dari pantauan Radar di Jalan Jendral Sudirman hingga Pasar Grogolan, terlihat antrean kendaraan yang mengaibatkan jalur pantura menjadi padat merayap.
Antrean kendaraan bertambah panjang ketika lampu merah menyala di dua titik yakni di pertigaan Jalan Dharma Bhakti dan persimpangan Pasar Grogolan. Kendati demikian antrean kendaraan tersebut bisa tertib karena di beberapa titik sudah dijaga petugas. (san)

Tak Dikasih Kunci, Merasa Tidak Dihargai

WAHYUMEMERIKSA - Petugas Satpol PP Kota Pekalongan tengah memeriksa kartu identitas salah seorang pengunjung Dupan Karaoke. MENDATA - Petugas Satpol PP tengah mendata identitas salah seorang pemandu karaoke di Dupan, kemarin malam.Satpol PP Bersama ...

Dua Kios Pasang Batang Terbakar

ANWAR FATONITINGGAL PUING - Dua kios di sisi barat Pasar Batang yang terbakar Senin malam kemarin, tinggal puing-puing.*) Diduga Api Sisa PembakaranBATANG - Senin (6/9) malam, para pemilik kios di Kompleks Pasar Batang digemparkan dengan terjadinya ...

Perusahaan Wajib Bayar Intensif Lembur Lebaran

PEKALONGAN – Ketua DPC Serikat Pekerja Nasional (SPN) Cabang Kota Pekalongan, HM Bowo Leksono, mengimbau kepada setiap perusahaan yang mempekerjakan karyawannya saat lebaran, harus membayar intensif lembur. Demikian disampaikannya kepada Radar,...

Setiap Menit, Sebanyak 70 Sampai 80 Motor Melintas

WAHYU HIDAYATPADAT - Pemudik menggunakan sepeda motor mulai padati jalur Pantura Kota Pekalongan, seperti di Jalan Gajahmada, Senin kemarin.Pantauan Mudik Empat Hari Sebelum Hari Raya Idul FitriPADA H-4 menjelang lebaran, jalur Pantura di Kota Pekal...

Hakikat Idul Fitri

DOKKH Su'udiIDUL Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, bisa diartikan tidak dibebani dosa apapun. Seperti halnya kelahiran seorang anak, dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih...

Dewi Sri Tubruk Median Jalan

ARIFINNANGKRING - Bus Dewi Sri yang dikemudikan Bambang, terlihat nangkring di median jalan di sekitar pertokoan Pasar Wiradesa.WIRADESA - Bus Dewi Sri dengan nopol G 1669 BE, Senin (6/9), nangkring di median jalan di sebelah barat bangjo Gumawang K...

PT Pisma Gelar Buka Bersama dengan Anak Yatim

RAMADHAN adalah bulan penuh berkah, hal ini yang mendorong PT Pisma Group untuk menyelenggarakan buka bersama dan menyantuni anak yatim Darul Khadonah pada hari Jumat (3/9) kemarin di kantor PT Pisma Group Jalan Tondano No 6 Pekalongan.Pimpinan PT P...

Kompor Gas Meledak, Toko Ludes Dilalap Api

KANDANGSERANG - Diduga kompor gas meledak karena ada kebocoran dari selang gas, sebuah toko kelontong di Desa Loragung Kecamatan Kandangserang ludes dilalap di jago merah.Informasi yang berhasil dihimpun Radar hingga Minggu (5/9), kejadiaan tersebut ...

Pekerja PT BSI Lurug DPRD

FAHMI MENGADU - Puluhan pekerja PT BSI mengadu ke DPRD menuntut pihak menejemen segera membayarkan THR.PEKALONGAN - Sebanyak kurang lebih 40 orang perwakilan pekerja PT Blue Sea Industri (BSI) hari Sabtu (4/9) kemarin mengadukan nasib mereka terkait...

Snack Tanpa Ijin Beredar, Ratusan Lainnya Tak Bertanda Kadaluarsa

ANWAR FATONITANPA IJIN - Petugas menunjukkan puluhan sachet kecil snack yang dibungkus dalam plastik besar yang tidak dilengkapi ijin.Tim Pengawas Peradaran Makanan (TPPM) Kabupaten Batang Kembali SidakTim Pengawas Peradaran Makanan (TPPM) Kabupaten...