Tidak ada polling yang dipublikasikan
http://radar-pekalongan.com/files/web%20HL%202.JPG files/web HL 2.JPG
Pemred
Status YM
Iklan
Status YM
. : Wartawan Radar Pekalongan dibekali surat tugas dalam menjalankan aktivitasnya dan dilarang meminta atau menerima uang maupun barang dari sumber berita :.

Anak Kecelakaan, Bapak Dibunuh

ARIFIN
TKP - Di tempat inilah Mugiyono ditemukan tewas.

*) Ditemukan Tewas di Sawah dengan Tangan Terikat 

WONOPRINGGO
– Lengkap sudah musibah yang menimpa keluarga Mugiyono warga Desa Getas Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan.
Setelah seorang anaknya Senin siang mengalami kecelakaan lalu lintas hingga harus diopnam di RSUD Kraton, Senin malamnya sekitar pukul 23.30 WIB, sang bapak yaitu Mugiyono (58) ditemukan tewas di tengah sawah.   
Informasi yang dihimpun Radar, Mugiyono yang buruh tani ini ditemukan tewas di tengah sawah Desa Rowokembu Kecamatan Wonoringgo dengan kondisi kedua tangannya terikat. Kuat dugaan, korban dibunuh.
Rusmi (50), salah satu saksi mata yang berhasil ditemui, Selasa (9/3) mengungkapkan, Senin Siang musibah diawali saat anak korban mengalami lakalantas di sekitar Jalan Raya Wonopringgo.
"Yang saya tahu anaknya itu kecelakaan siang mas, terus sorenya itu Si Mugi diajak oleh orang untuk nengok ke Kraton, dan katanya sih bawa uang," ungkapnya.
Rusmi menambahkan, Mugiyono pada pukul 15.00 WIB diajak seseorang untuk menengok anaknya yang dirawat di RSUD Kraton, dengan membawa uang Rp 250 ribu.
Hingga malam hari, disampaikan Rusmi, Mugiyono belum pulang juga yang menjadikan anggota keluarga yang di rumah mencari-cari, tapi tetap tidak ada kabarnya.
"Ya geger mas, tadi malem itu warga juga pada cari," tutur Rusmi yang juga pemilik warung makan ini.
Sementara itu, salah satu warga Desa Getas yang ditemui Radar, Ranto (38) mengatakan bahwa jasad Mugiyono pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sebelumnya turut mencari.
Menurut Ranto, jasad Mugiyono ditemukan telah tewas dalam kondisi tertelungkup dan kedua tangannya terikat tali di tengah sawah.
"Tangane ditaleni mas, terus awake mbungkuk ning sawah, anggepane kulo nggih Mugi dipateni mas (Tangannya diikat mas, terus badannya membungkuk di sawah, anggapan saya ya Mugi dibunuh mas)," ucapnya.
Setelah dipanggilkan petugas kepolisian dari Mapolsek Wonpringgo, Ranto mengatakan jasad Mugiyono segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kraton.
Sementara saat itu juga dari pihak keluarga lansung diberitahu perihal penemuan jasad Mugiyono yang sudah tak bernyawa itu.
Kapolres Pekalongan AKBP Edy Murbowo, melalui Kapolsek Wonopringgo AKP Basuki saat ditemui Radar untuk dikonfirmasi mengatakan bahwa dugaan sementara dari penemuan jasad Mugiyono yang tewas tersebut adalah dibunuh karena balas dendam.
"Dugaan sementara dibunuh, karena saat ditemukan dalam kondisi terikat tangannya, tapi untuk lebih jauh pengembangannya menunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit," tuturnya. (fin)

Desa Beli Lahan, Warga Gotong Royong Bangun Irigasi Darurat

ADITYALONGSOR - Sisi tebing bagian timur Sungai Arus longsor akibat banjir yang terjadi hampir setiap sore.Tebing Sungai Arus Longsor, Saluran Air Warga TerputusSUNGAI arus yang membatasi wilayah Kecamatan Tersono dengan Kecamatan Limpung mengalami ...

Kapal Siaga Bencana Tenggelam

KAPAL siaga bencana milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, tenggelam di perairan kawasan dermaga penyeberangan Lomanis Kecamatan Cilacap Tengah.Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, karena kapal dihempas angin da...

Balita Warga Brebes Terbakar di Batang, Ditangani di Tegal

HERMAS PURWADIFOTO - Zaenal menunjukkan foto buah hatinya sebelum musibah terjadi saat menunggui anaknya di ruang ICU RSUI Harapan Anda, kemarin.TRAGIS! Itulah nasib yang dialami Muhammad Ali Saputra yang saat ini berusia 15 bulan. Putra pasangan bu...

Presiden Akan Disurati Lagi

ARIFINMENUNJUKKAN - Subekhi menunjukkan SMS ancaman yang diterimanya, terkait tindakannya yang menuntut dituntaskannya kasus foto saru.*) Terkait Izin Pemeriksaan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan dalam Kasus Foto Saru*) Surat Ini yang Keempat Kali ...

Disebut Tak Masukkan ke Kas KUD, Komarudin Membantah

ANWAR FATONIJADI SAKSI - Terdakwa korupsi TPI Jilid I, Mautulus dan Eko Baryanto, nmenjadi saksi kasus korupsi TPI Jilid II dengan terdakwa Komarudin, kemarin.Sidang Lanjutan Pemotongan Raman TPI Batang Jilid II DEMIKIAN terungkap saat sidang lanjut...

Dewan Desak Dinsos Tangani Gadis Dirantai

WASIS WAHYUDIHj HindunKAJEN - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pekalongan diminta menangani Musripah (25) gadis yang dirantai, warga Rt 10 Rw 02 Dusun Kwaringan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi, dengan menggunakan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam ...

Koruptor Bansos Diganjar 1 Tahun

ANWAR FATONIVONIS - Hadi Sutrisno akhirnya divonis 1 tahun penjara atas keterlibatannya dalam korupsi bansos.*) Proyek Pavingisasi Desa SigayamBATANG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batang akhirnya menjatuhkan hukuman satu tahun penjara, kepada Ha...

Miras Disita, Dapat Ganti dari Produsen

DONY WIDYOSOSIALISASI - Anggota DPRD Batang mendapat sosialisasi terkait UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.BATANG - Peredaran minuman keras di Kabupaten Batang nampaknya akan sulit untuk diberantas. Pasalnya, meskipun aparat...

DPRD Shabu Resmi Tersangka

M SAEKHUNPENJELASAN - Kapolrsta Tegal AKBP Drs Ahmad Husni memberikan penjelasan soal status tersangka pelaku pesta sabu-sabu, yang melibatkan salah satu anggota DPRD Kota Tegal. *) Positif Beserta 4 Lainnya SETELAH melalui proses penyidikan dan tes...

Hujan Es Landa Kota Tasik

PERINGATAN Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan adanya hujan es di beberapa wilayah Jawa Barat terbukti. Minggu sore kemarin, warga Kota Tasikmalaya dikagetkan dengan fenomena alam ini. Demikian seperti dilansir situs berita detik....